Baccarat Super Sum_Indonesia Casino_Baccarat formula play

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan olah raga online

TipGGaming Networkaming Networks yang sangat bermanfaat nih: “jangan selalGaming Networku curiga dan negatif terus selama LDR”. Memang sih, jarak menimbulkan ketakutan dan rasa was-was. Dia telat balas pesan pun pikiranmu sudah ke mana-mana. Tapi ingat juga kalau rasa insecure dan curiga cuma akan menyiksamu sendiri dan membuat hubunganmu seperti neraka. Setuju nggak?

Yang kayak begini perlu banget diwaspadai nih. Sibuk, sibuk, sibuk, tahu-tahu menghilang. Untuk masalah seperti ini harus segera dipastikan dengan dibicarakan baik-baik. Kalau memang sudah nggak nyambung lagi dan nggak ada harapan, lebih baik dilepaskan. Daripada jadi makan hati sendiri ‘kan?

Kalau dipikir-pikir, pasangan yang sedang LDR itu dikaruniai kesabaran yang besar ya? Waktu sedang kangen-kangennya pun nggak bisa segera menentukan rencana untuk ketemuan. Harus cek kalender dulu supaya sama-sama bisa meluangkan waktu, dan tentunya harus cek dompet dulu untuk melihat apakah ada bujet untuk ke luar kota. Nggak heran, kalau pada akhirnya hanya orang-orang terpilih yang bisa mengarungi hubungan LDR dengan selamat, sementara yang lainnya menyerah di tengah jalan.

Ya sih, sekilas orang melihat hubungan kalian aneh banget. Pacaran tapi kayak nggak pacaran, nggak pacaran tapi masih pacaran. Duh, pusing. Tapi nggak perlu memikirkan omongan orang terlalu berlebihan bukan? Toh, setiap orang punya cara sendiri dalam memelihara sebuah hubungan. Selama kamu dan dia sama-sama nyaman dengan pola hubungan yang saat ini, kenapa tidak?

Percaya atau nggak percaya, dari kisah ini bisa diambil satu pelajaran untuk kita semua. Perlu berhati-hati dalam bersikap kepada orang lain. Karena hati yang terluka bisa “mendoakanmu” apa saja lo. Nggak mau ‘kan didoakan yang jelek-jelek?

Satu kata untukmu: salut! Mungkin ini bukti bahwa jarak mendewasakan. Saking terbiasanya LDR, kalian jadi tahu bagaimana mengatasi setiap konfliknya tanpa drama-drama, dan bagaimana menjaga hati saat pasangan nggak ada. Jadi jarak LDR yang bertambah panjang pun nggak bikin hati bimbang.

Sembilan tahun tentu bukan waktu yang sebentar untuk sebuah hubungan. Bukan hal yang mudah untuk merelakan apa yang sudah dijalani sama-sama. Apalagi melupakannya. Nggak apa-apa kok kalau kamu merasa perlu “rehat” dulu. Sibukkan diri dengan hal-hal bermanfaat supaya kamu berkembang plus nggak punya waktu buat ingat-ingat dia. Semangat ya~

Sebagai pasangan LDR, setiap masalah yang datang bisa menjadi lebih berat daripada seharusnya. Jangan sampai jarak menjadikan alasan untuk saling balas dendam. Dia selingkuh, kamu pun selingkuh. Dia cuek, kamu berusaha lebih cuek. Kalau ini terjadi, memang perlu dibicarakan baik-baik dengan kepala dingin. Baik ketemu langsung atau via telepon, pokoknya harus tuntas.

Untuk yang satu ini, Hipwee hanya bisa menyemangati dengan “Sabar yaa…”. Memang sulit bila bicara soal cinta beda agama. Perjuangannya jauh berlipat-lipat ganda. Tapi kalau memang sudah sama-sama sepakat untuk menyerah, positive thinking saja bahwa kalian akan sama-sama bahagia meski bahagianya sama orang lain :”)

Salah satu halangan terbesar LDR memang ujian kesetiaan. Bagaimanapun jarak membuat masing-masing nggak bisa jadi orang yang bisa diandalkan. Kalau mengalami masalah serupa, keputusannya hanya ada di tanganmu. Mau melepaskan atau merelakan, karena kamu yang tahu rasanya.

Ingin curhatmu dibalas? Pantengin terus #MisCur di akun Instagram Hipwee ya!

Ngomongin soal LDR, hari Kamis lalu Hipwee menggelar #Miscur alias Kamis Curhat soal LDR di akun Instagram Hipwee. Ternyata, banyak juga ya pasangan yang sedang atau pernah merasakan suka duka hubungan jarak jauh. Nah, berikut pengalaman-pengalaman LDR mereka yang cukup menyita hati dan pikiran.

Teruntuk pasangan LDR yang sedang bergelut menahan rindu, sabar-sabarkan hatimu. Setiap kisah LDR memang punya ending yang berbeda-beda. Ada yang berakhir bahagia, ada juga yang harus direlakan. Yah, apa pun itu, toh kamu dan dia sudah sama-sama berjuang.

Perbedaan prinsip hidup tentunya nggak cuma dialami oleh pasangan yang LDR. Namun, setiap orang memiliki pilihan. Dan ketika ia memutuskan untuk nggak lagi berjuang karena berbagai alasan, tentunya kita perlu menghargainya. Toh, dipaksa bertahan juga percuma. Ya nggak?